Selasa, 28 Februari 2012

An Unwanted Love - Cerpen

Detik-detik terakhir

Diana mematikan ponselnya dan menggeletakkan kembali ke atas meja. Otaknya kembali memutar pikiran tentang Daffa. Ia berharap Daffa khawatir dengan keadaannya. Matanya menunjukkan kegelisahan. Sesekali ia melirik ke ponselnya. Semakin hari hubungan mereka semakin merenggang. Diana sangat paham dengan karakter Daffa, baik yang disukainya hingga yang tak disukainya. Bodohnya Diana selalu melakukan hal yang tak di sukai Daffa. Daffa sengat marah jika ada yang dikeluhkan Diana tetapi Diana hanya diam dan diam. Daffa tidak suka jika Diana buat tweet yang aneh. 
Di awal Desember hubungan mereka sudah sangat menjauh satu sama lain. Keharmonisan yang dulu sudah jarang datang di setiap harinya. Meskipun Diana merindukan keharmonisan itu namun tetap saja Diana memenangkan egonya. Dan Daffa pun tak kala ego dengan Diana. Disadarinya sebentar lagi Daffa akan lanjut kuliah. Pikiran negatif melayang di otaknya jika membayangkan sesuatu yang akan terjadi setelah Daffa kuliah.

***

Pertengahan desember. Classmeet di sekolah. Apel pagi. Diana baris dibelakang. Dengan santai Diana mengeluarkan ponselnya dari dalam kantongnya. Ada bbm Daffa yang masuk. Diana terkejut dengan isinya. Dibacanya dengan pelan-pelan. Repleknya ia langsung mengeluarkan air mata. Karna semalam Diana buat tweet tentang mantannya, Daffa merasa diana hanya memainkan dirinya. Dengan mudahnya Daffa bilang putus dengan Diana setelah mengirim bbm panjang lebar. Padahal Diana buat tweet itu hanya ngetes Daffa, sekaligus melampiaskan kekesalan yang terpendam dihatinya. Tak pernah terlintas dibenaknya bahwa dengan semudah itu Daffa bilang putus.
Setelah Diana memberi penjelasan yang ada dihatinya, Daffa bilang di bbm " Sejujurnya baru kali ini aku pacaran merasakan sayang yang sangat sayang ke kamu. Dengan pacarku sebelumnya aku tak pernah merasakan sayang seperti ini. Tapikamu malah mengecewakan aku. Dengan semudah itu kamu mengumbar tentang mantanmu. Dan sejujurnya aku tak menginginkan putus"
Isi bbm itu seolah memberi harapan lagi untuk Diana. Tak henti dia terus menjelaskan yang sesunggughnya. Dan Daffa pun akhirnya percaya dan memberikan kesempatan lagi untuk Diana.

***

Anniversarry ke-4. Dihari sebelumnya Diana dan Daffa lost contact. Di hari sebelumnya Diana berdebat dengan Daffa, namun akhirnya baikan. Suka dan duka terasa. Hari anniv itu hari yang ditunggu oleh Diana, walaupun Daffa tak pernah satu kali pun memberi suprize namun Diana tetap senang dengan ucapan anniv dari Daffa.

***

Diawal January. Bella mantan Daffa kembali datang mengganggu ketenangan Daffa dan Diana. Di alamat blog Bella, ia ngepost lagu avril lavigne - girlfriend. Dengan kata pengantarnya Bella menyatakan bahwa ia tak suka dengan pacar Daffa. Terus di twitternya pun kembali mengungkit-ngunkit Diana lagi. Kembali emosi membara di hati Diana. Ia lucu dengan tingkah Bella. Di twitter Diana sengaja di block oleh Bella, di facebook pun Diana di block. Dan ketika Bella tau Diana sering membuka blognya, alamat blognya pun langsung di hapus dari tampilan profil twitternya. Ada salah satu tweet Bella yang sangat lucu bagi Diana "Ihhhh ga bagus deh dia itu suka kepo, ga ada malu"
 "Hhahahahahahahahhahahahahaha" ngakak Diana sekencang kencangnya."Aduh Bella, harusnya kamu itu sadar deh. Yang harus lebih malu itu kamu. Kamu bilang aku kepo, kamu ga akan tau aku kepo kamu kalo kamu ga kepo aku. Hahaha lucu banget, dasar pecundang bisanya mengumbar kesalahan sendiri" Omelan Diana
Setelah itu lagi dan lagi Daffa dan Diana bertengkar karna Bella. Tapi masalah itu tak lama dan akhirnya mereka baikan lagi dan akur lagi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar