Rabu, 31 Oktober 2012

Hallo!!!!

Pengen buat cerpen,tapi masih bingung temanya apa hmmmmmzzzz.... Let's enjoy ya buat next posting hehe :-*

Jumat, 26 Oktober 2012

Tahu Diri

Hai selamat bertemu lagi. Aku sudah lama menghindarimu. Sialku lah kau ada di sini. Sungguh tak mudah bagiku. Rasanya tak ingin bernafas lagi. Tegak berdiri di depanmu kini. Sakitnya menusuki jantung ini. Melawan cinta yang ada di hati. Dan upayaku tahu diri tak selamanya berhasil
‘pabila kau muncul terus begini. Tanpa pernah kita bisa bersama. Pergilah, menghilang sajalah lagi
Bye selamat berpisah lagi. Meski masih ingin memandangimu. Lebih baik kau tiada di sini
Sungguh tak mudah bagiku. Menghentikan segala khayalan gila. Jika kau ada dan ku cuma bisa. Meradang menjadi yang di sisimu. Membenci nasibku yang tak berubah. Dan upayaku tahu diri tak selamanya berhasil. ‘pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama. Pergilah, menghilang sajalah lagi
Berkali-kali kau berkata kau cinta tapi tak bisa. Berkali-kali ku telah berjanji menyerah
Dan upaya ku tahu diri tak selamanya berhasil
Dan upaya ku tahu diri tak selamanya berhasil
‘pabila kau muncul terus begini. Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah, menghilang sajalah
Pergilah, menghilang sajalah
Pergilah, menghilang sajalah lagi

Mimpi Besarku

Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi
Tak biasa aku hidup tanpamu
Terbiasa kau perhatikan aku
Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Tak bisa aku melupakanmu
Walau kau bukan milikku lagi

Aku dan kamu, itu dia doaku
Aku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih ooo
Bagaimana nasib cintaku
Hatiku masih hidup di ragamu
Masih saja ku menganggapmu
Aku pasanganmu seperti dahulu
Oooh (seperti dahulu)
Oooh kau mimpi besarku

Senin, 22 Oktober 2012

SELESAI!!!!!!!!!!!!! :)

Review Film A Separation

Internet


A Separation, Film Box Office terbaru.  Film drama yang berkisah tentang kehidupan keluarga Nader (diperankan Peyman Moadi) yang digugat sang istri yang bernama Simin (leila Hatami). Masalah bermula ketika Simin yang mendapat tawaran ke luar negeri bermaksud mengajak suaminya agar ikut serta dengan dirinya. Akan tetapi sang suami menolak, dikarenakan sang ayah sedang menderita sakit. Akan tetapi Simin tetap bersikeras untuk meninggalkan iran. Dan akhirnya Simin berpikir kalau perceraianlah jalan yang tepat untuk memecahkan masalah tersebut. Film yang hanya mengeluarkan 500 ribu dollar US ini untuk pembuatannya, ternyata tak disangkat...

Review Film Indonesia Cita-citaku Setinggi Tanah

nternet


Review Film Cita-citaku Setinggi Tanah. Agus, Mey, Puji, dan Jono adalah empat orang sahabat. Mereka berempat punya impian. Mey sangat ingin menjadi artis yang terkenal. Sedangkan Jono bercita cita menjadi seorang tentara. Puji punya cita-cita mulia, dia ingin berbuat baik terhadap sesama. Sedangkan Agus, dia punya cita-cita yang berbeda. Dia ingin makan di Restoran Padang. Hal ini membuat dia menjadi olok-olok dan tertawaan temannya disekolah. Akan tetapi, dia tidak pernah sedih atau menyerah. Agus berusaha dengan keras supaya cita-citanya tersebut bisa tercapai, walaupun cuma makan direstoran padang. Hingga suatu ketika disekolah gurunya...

Review Film Test Pack (You're My Baby)

Internet


Film indonesia terbaru berjudul Test Pack You're My Baby. Dibintangi oleh Reza Rahardian (Rahmat) dan Acha Septriasa(Tata). Difilm ini mereka adalah adalah sepasang suami istri yang belum mempunyai anak setelah menikah selama 7 tahun,  Walaupun begitu, mereka tidak bertengkar satu sama lain dan masih sabar menunggu. Berbagai cara mereka lakukan diantaranya rutin cek ke dokter kandungan. Saat itu ketika Rahmat dan Tata sedang cek ke dokter pen (diperankan oleh Oon Project Pop), Tata diberi suntikan hormon untuk memicu kesuburan.  Disisi lain, ada pasangan keluarga juga yang belum dikaruniai anak, adalah Shinta (diperankan oleh...

Review Film Men In Black III

nternet


Film berjudul Men In Black III sebenarnya sudah tayang beberapa bulan lalu. Tetapi kami ingin menulis sedikit reviewnya, karena film ini cukup bagus untuk ditonton. Men In Black III Berkisah tentang alien jahat yang bernama Boris (diperankan oleh Jemaine Clement) berhasil kabur dari penjara yang khusus menampung mahluk alien dibulan. Boris bermaksud untuk balas dendam terhadap Agen K yang telah membuat dirinya dipenjara dan telah menyebabkan salah satu tangannya putus. Dengan rencana liciknya, boris bermaksud kembali ke tahun 1969 dimana saat terjadi tragedi tangannya putus oleh Agen K. Dia bermaksud menguasai bumi dengan cara mengubah masa...

Review Film End Of Watch 2012

nternet
Film Bioskop terbaru berjudul END OF WATCH. Berkisah tentang persahabatan dua polisi di Los Angeles, yaitu Brian Taylor (dibintangi oleh Jake Gyllenhaal) dan Mike Zavala (dibintangi oleh Michael Pena). Mereka berdua adalah polisi kebanggaan dari Newton Division LAPD. Di tiap kasus yang terjadi, mereka selalu berhasil mengungkap dan selalu bisa diandalkan oleh departemennya.  Keberanian dan ketangguhan dua polisi ini membuat para penjahat sangat takut pada mereka. Bahkan didaerahnya tersebut Brian dan Mike sangat diandalkan dalam menuntaskan kasus kasus kejahatan. Namun kesuksesan mereka tidak bertahan lama. Saat mengungkap perkara...

posting

ke 22

-----------

c++ :)
KE 20
KE 19

-

POSTINGG KE 18 BULAN OKTOBERRRRRRRRR

NOTHING

GSHDJKWGBNSJUDYVHBJDCKAIRUEJKFSDEUI

Review Film Alex Cros

Internet


Film bioskop terbaru berjudul Alex Cross yang bercerita tentang pertarungan antara detektif dengan pembunuh bayaran. Dr. Alex Cross (dibintangi oleh Tyler Perry) adalah seorang detektif atau pakar di bidang penyelidikan kasus pembunuhan di kepolisian Detroit, US. Bersama beberapa temannya yaitu Monica Ashe (yang dibintangi oleh Rachel Nichols) serta Tommy Kane (diperankan Edward Burns) diberi tugas untuk menuntaskan sebuah kasus pembunuhan berencana dimana korbannya adalah seorang pengusaha yang sukses.  Mereka akhirnya menemukan petunjuk ke arah pelaku pembunuhan berencana tersebut, sayangnya orang orang dekat mereka malah ikut jadi...

Review film Mother D

nternet


Review film Mother Day,  bercerita tentang tiga anak bersaudara yaitu Ike (Patrick Flueger), Addley (Warren Kole) dan Johnny (Matt O'Leary) gagal dalam usahanya merampok bank. Akhirnya mereka bertiga terpaksa bermaksud bersembunyi ke rumah ibunya yaitu Natalie Koffin (Rebecca De Mornay) yang tinggal bersama adik perempuannya bernama Lydia Koffin (Deborah Ann Woll). Akan tetapi, saat sampai disana, mereka mendapati rumahnya sudah dimiliki orang lain. ternyata sang Ibu telah melelang rumahnya tersebut dikarenakan kesulitan masalah ekonomi.  Saat sampai disitu, ketiga bersaudara tersebut mendapati sang pemilik rumah yaitu Daniel...

FISIKA

Hukum Kedua





Figure 3: Illustrasi hukum Kepler kedua. Bahwa Planet bergerak lebih cepat didekat matahari dan lambat dijarak yang jauh. Sehingga jumlah area adalah sama pada jangka waktu tertentu.

"Luas daerah yang disapu pada selang waktu yang sama akan selalu sama."

Secara matematis:

\frac{d}{dt}(\frac{1}{2}r^2 \dot\theta) = 0

dimana \frac{1}{2}r^2 \dot\theta adalah "areal velocity".

Hukum Ketiga


Planet yang terletak jauh dari matahari memiliki perioda orbit yang lebih panjang dari planet yang dekat letaknya. Hukum Kepelr ketiga menjabarkan hal tersebut secara kuantitativ.


"Perioda kuadrat suatu planet berbanding dengan pangkat tiga jarak rata-ratanya dari matahari."

Secara matematis:

 {P^2} \propto {a^3}

dimana P adalah period orbit planet dan a adalah axis semimajor orbitnya.

Konstant proporsionalitasnya adalah semua sama untuk planet yang mengedar matahari.

\frac{P_{\rm planet}^2}{a_{\rm  planet}^3} = \frac{P_{\rm earth}^2}{a_{\rm earth}^3}.
e. Gaya Pegas 

Bila suatu benda dikenai sebuah gaya dan kemudian gaya tersebut dihilangkan, maka benda akan kembali ke bentuk semula, berarti benda itu adalah benda elastis. Namun pada umumnya benda bila dikenai gaya tidak dapat kembali ke bentuk semula walaupun gaya yang bekerja sudah hilang. Benda seperti ini disebut benda plastis. Contoh benda elastis adalah karet ataupun pegas. Bila pegas ditarik melebihi batasn tertentu maka benda itu tidak akan elastis lagi. Lalu bagaimanakah hubungan pertambahan panjang dengan gaya tarik? 

Karena besarnya gaya pemulih sebanding besarnya pertambahan panjang, maka dapat dirumuskan bahwa: 


dengan, 
k = konstanta pegas 
Fp = Gaya Pemulih (N) 
x = Perpanjangan Pegas (m) 
Persamaan inilah yang disebut dengan Hukum Hooke. Tanda negatif (-) dalam persamaan menunjukkan berarti gaya pemulih berlawanan arah dengan arah perpanjangan. 

3. Elastisitas dan Hukum Hooke 

Bila suatu benda dikenai sebuah gaya dan kemudian gaya tersebut dihilangkan, maka benda akan kembali ke bentuk semula, berarti benda itu adalah benda elastis. Namun pada umumnya benda bila dikenai gaya tidak dapat kembali ke bentuk semula walaupun gaya yang bekerja sudah hilang. Benda seperti ini disebut benda plastis. Contoh benda elastis adalah karet ataupun pegas. Bila pegas ditarik melebihi batasn tertentu maka benda itu tidak akan elastis lagi. Lalu bagaimanakah hubungan pertambahan panjang dengan gaya tarik? 

  1. Karena besarnya gaya pemulih sebanding besarnya pertambahan panjang, maka dapat dirumuskan bahwa: 
    Gaya Pemulih 

    dengan, 
    k = konstanta pegas 
    Fp = Gaya Pemulih (N) 
    x = Perpanjangan Pegas (m)
    Persamaan inilah yang disebut dengan Hukum Hooke. Tanda negatif (-) dalam persamaan menunjukkan berarti gaya pemulih berlawanan arah dengan arah perpanjangan.
  2. Modulus Elastisitas
    Yang dimaksud dengan Mosdulus Elastisitas adalah perbandingan antara tegangan dan regangan. Modulus ini dapat disebut dengan sebutan Modulus Young.
    1. Tegangan (Stress) 
      Tegangan adalah gaya per satuan luas penampang. Satuan tegangan adalah N/m2 Secara matematis dapat dituliskan:
      Tegangan
    2. Regangan (Strain) 
      Regangan adalah perbandingan antara pertambahan panjang suatu batang terhadap panjang awal mulanya bila batang itu diberi gaya. Secara matematis dapat dituliskan:
      Regangan
    Dari kedua persamaan di atas dan pengertian modulus elastisitas, kita dapat mencari persamaan untuk menghitung besarnya modulus elastisitas, yang tidak lain adalah:
    Modulus Elastisitas / Young
    Satuan untuk modulus elastisitas adalah N/m2
  3. Gerak Benda di Bawah Pengaruh Gaya Pegas
    Bila suatu benda yang digantungkan pada pegas ditarik sejauh x meter dan kemudian dilepas, maka benda akan bergetar. Percepatan getarnya itu dapat dihitung dengan persamaan:
    Percepatan  Getar
    Dari persamaan di atas, kita mengetahui bahwa besarnya percepatan getar (a) sebanding dan berlawanan arah dengan simpangan (x).
4. GERAK HARMONIS SEDERHANA 
Gerak harmonis sederhana yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah getaran benda pada pegas dan getaran benda pada ayunan sederhana. Kita akan mempelajarinya satu persatu.

Gerak Harmonis Sederhana pada Ayunan


Ketika beban digantungkan pada ayunan dan tidak diberikan gaya maka benda akan diam di titik kesetimbangan B. Jika beban ditarik ke titik A dan dilepaskan, maka beban akan bergerak ke B, C, lalu kembali lagi ke A. Gerakan beban akan terjadi berulang secara periodik, dengan kata lain beban pada ayunan di atas melakukan gerak harmonik sederhana
Simpangan, Kecepatan, dan Percepatan GHS
a. Simpangan GHS
    1. Untuk menghitung besarnya simpangan pada gerak harmonis sederhana digunakan rumus:
      Simpangan atau Simpangan
      Bila besarnya sudut awal (Θ 0) adalah 0 maka persamaan simpangannya menjadi:
      Simpangan Sudut  Awal 0
      dengan: 
      y = simpangan (m) 
      A = amplitudo atau simpangan maksimum (m) 
      t = waktu getar (s) 
      w = kecepatan sudut (rad/s)

      Simpangan akan bernilai maksimum (ymaks) jika sin wt = 1 sehingga persamaannya menjadi:
      Simpangan Maksimal
    2. Kecepatan GHS
      Besarnya kecepatan gerak harmonis dapat dicari dengan persamaan:
      Kecepatan
      Besarnya kecepatan akan mencapai nilai maksimun bila besarnya cos wt = 1, sehingga persamaannya menjadi:
      Kecepatan Maksimal
    3. Percepatan GHS
      Besarnya percepatan pada gerak harmonis sederhana dapat dihitung dengan rumus:
      Percepatan atau Percepatan
      Dan besarnya percepatan akan mencapai nilai maksimal apabila besarnya sin wt = 1, sehingga:
      Percepatan  Maksimal
      Besarnya percepatan bernilai negatif menunjukkan arah percepatan a berlawanan dengan arah perpindahan y (y adalah perpindahan dari titik keseimbangan)

    4. Sudut Fase, Fase, dan Beda Fase GHS
      Berdasarkan dari persamaan simpangan:
      Simpangan 
      bila diturunkan akan menjadi, 
      Sudut Fase
      Faktor Θ disebut sudut fase, yaitu posisi sudut selama benda bergerak harmonis.
      Fase atau tingkat getar adalah sudut fase dibagi dengan sudut tempuh selama satu putaran penuh. Sehingga besarnya fase dapat dihitung dari persamaan:
      Fase
      Nilai fase biasanya hanya diambil bilangan pecahannya saja Misalkannya saja besarnya fase getaran adalah 1/4, 11/4, 21/4 maka besarnya fase cukup disebut 1/4 saja karena posisi partikel yang bergetar untuk ketiga fase getar tersebut sama. Bilangan bulat di depan pecahan, menunjukkan banyaknya getaran penuh yang terlewati.
      Pembahasan tentang fase dibagi menjadi dua, yaitu:
      1. Beda fase getaran suatu titik dengan selang waktu t= t1 dan t= t2 
        Persamaan yang dipakai untuk menghitung besarnya beda fase dengan selang waktu dari t1 sampai t2adalah: 
        Beda Fase  dengan selang waktu
      2. Beda fase dua getaran pada waktu sama 
        Kita juga dapat menghitung beda fase dua getaran pada waktu yang sama. Misalkan dua getaran masing - masing dengan periode T1 dan T2 maka beda fase keduanya setelah bergetar selama t sekon dapat dicari dengan persamaan: 
        Beda Fase dengan waktu yang bersamaan 
        Dua kedudukan tersebut akan dikatan sefase bila nilai beda fase merupakan bilangan cacah (tanpa pecahan ataupun desimal). Sebaliknya kedudukan akan dikatakan berlawanan fase apabila nilai beda fase berupa bilangan cacah+1/2(dengan pecahan ataupun desimal).
  1. Superposisi Dua Simpangan Gerak Harmonis yang Segaris
    Jika ada dua persamaan simpangan yang dialami oleh suatu partikel pada saat yang sama, maka simpangan akibat kedua getaran dapat dicaari dengan dua cara, yaitu secara grafis dan secara maematis. Berikut adalah pembahasan mengenai kedua cara tersebut.
    1. Secara Grafis
      Berikut adalah gambar Superposisi dua gerak harmonis sederhana,
      Grafik Superposisi
    2. Secara Matematis
      Dalam perhitungan secara matematis dua gerak harmonis memiliki simpangannya masing - masing. Untuk mencari simpangan superposisinya maka kedua simpangan itu dijumlahkan (y = y1 + y2) sehingga didapatkan persamaan sebagai berikut:
      Superposisi  secara Matematis
  2. Penurunan Rumus Periode (T) dan Frekuensi (f)
    Dalam pembahasan suba bab ini, kita akan membahasa mengenai Periode (T) dan frekuensi (f). Dalam bahasan ini, akan membahas pula mengenai gaya pemulih. Karena itu, pembahasannya akan dibatasi hanya sampai pada pegas dan ayunan sederhana.
    1. Pegas
      Dalam pegas untuk perhitungan Periodenya digunakan rumus:
      Periode  Pegas
      sedangkan besarnya frekuensi berbanding terbalik dengan periodenya ( f = 1/T), sehingga didapatkan rumus frekuensi sebagai berikut:
      Frekuensi  Pegas 
      dengan, 
      m = massa beban (kg) 
      k = konstanta pegas (N/m)
      Sedangkan bila konstanta pegas belum diketahui, konstatanya dapat dihitung dengan persamaan:
      Konstanta  Pegas 
      dengan, 
      g = gaya gravitasi (9,8 N/kg atau 10 N/kg) 
      x = perpanjangan pegas (m)
      Bila pegas yang dipakai lebih dari satu, maka untuk mencari konstantanya harus menggunakan konstanta total. Untuk menghitung konstanta total tergantung dari rangkaian pegas itu sendiri. Bila beberapa pegas dirangkai secara seri, maka untuk mencari konstanta totalnya mengunakan rumus:
      Konstanta Pegas Total Seri
      Sedangkan untuk pegas yang dirangkai paralel mengunakan rumus:
      Konstanta Pegas Total Paralel
    2. Ayunan Sederhana
      Sedangkan dalam ayunan sederhana untuk mencari besarnya Periode digunakan rumus:
      Periode  Ayunan
      Kemudian dalam mencari frekuensi, karena nilai frekuensi berbanding terbalik dengan periode maka didapatkan rumus:
      Frekuensi  Ayunan 
      dengan, 
      l = panjang tali (m) 
      g = gaya gravitasi bumi (m/s2)

FISIKA

b. Gaya Gesekan

Gaya gesekan adalah gaya yang ditimbulkan ketika dua permukaan benda saling bersentuhan. Arah Gaya gesekan selalu berlawanan dengan arah gerak benda. Ada dua jenis gaya gesekan, yakni :

• Gaya gesekan statis

Gaya gesekan statis adalah gaya gesekan yang menyebabkan benda tidak dapat bergerak (statis ). Nilai gaya gesekan statis maksimum pada benda artinya jika kita ingin mendorong benda sampai dapat bergerak besarnya gaya yang dikerjakan harus lebih besar daripada gaya gesek statis maksimum. 
Besarnya gaya ini:


dimana 
µs = koefisien gesek statis 
N = Besarnya gaya normal pada benda



Mengapa anak tersebut tidak mampu membuat lemari brankas bergerak..?

Hal itu terjadi karena gaya yang di berikan anak itu masih lebih kecil dari pada gaya gesek statis maksimum lemari brankas.

Apa yang terjadi bila anak itu mendorong dengan di bantu kakaknya yang lebih dewasa?



Ternyata brankas itu dapat bergerak walaupun lajunya lambat.

Kelajuan lambat ini di karenakan gaya gesek statis yang bekerja pada lemari brankas.

• Gaya gesekan kinetis

Gaya gesek kinetis adalah gaya gesek yang terjadi saat benda bergerak.gaya gesek kinetis menghambat laju benda, arah gaya gesek kinetic berlawanan dengan arah gerak benda. Besarnya gaya gesek kinetis adalah:


Dimana: 
µk = koefisien gesek kinetic 
N = Gaya normal benda, Newton


c. Gaya Sentripetal

Gaya Sentripetal adalah gaya yang di miliki benda saat benda bergerak dalam lintasan berbentuk lingkaran, dengan gaya sentripetal benda dapat bertahan pada lintasannya.

Perhatikan gerak benda di bawah ini!



Gaya sentripetal pada tali menyebabkan benda tetap dalam lintasan melingkar.


d. Gaya Gravitasi


Gaya Gravitasi
Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang mempunyai massa di alam semesta. Fisika modern mendeskripsikan gravitasi menggunakan Teori Relativitas Umumdari Einstein, namun hukum gravitasi universal Newton yang lebih sederhana merupakan hampiran yang cukup akurat dalam kebanyakan kasus.

Sebagai contoh, Bumi yang memiliki massa yang sangat besar menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar untuk menarik benda-benda disekitarnya, termasuk makhluk hidup, dan benda benda yang ada di bumi. Gaya gravitasi ini juga menarik benda-benda yang ada diluar angkasa, seperti bulan, meteor, dan benda angkasa laiinnya, termasuk satelite buatan manusia.

Beberapa teori yang belum dapat dibuktikan menyebutkan bahwa gaya gravitasi timbul karena adanya partikel gravitron dalam setiap atom.

Hukum Gravitasi Universal Newton


Hukum gravitasi universal Newton dirumuskan sebagai berikut:

Setiap massa titik menarik semua massa titik lainnya dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut.

F = G \frac{m_1 m_2}{r^2}

F adalah besar dari gaya gravitasi antara kedua massa titik tersebut
G adalah konstanta gravitasi
m1 adalah besar massa titik pertama
m2 adalah besar massa titik kedua
r adalah jarak antara kedua massa titik

Dalam sistem Internasional, F diukur dalam newton (N), m1 danm2 dalam kilograms (kg), r dalam meter (m), dsn konstanta Gkira-kira sama dengan 6,67 × 10−11 N m2 kg−2.

Dari persamaan ini dapat diturunkan persamaan untuk menghitung Berat. Berat suatu benda adalah hasil kali massa benda tersebut dengan percepatan gravitasi bumi. Persamaan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut: W = mg. W adalah gaya berat benda tersebut, m adalah massa dan g adalah percepatan gravitasi. Percepatan gravitasi ini berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lain.


Hukum Newton tentang Gaya

Hukum I Newton (Hukum Kelembaman)

Jika resultan gaya yang berkerja pada benda sama dengan nol maka benda yang sedang diam akan tetap diam dan benda bergerak lurus beraturan akan tetap bergerak lurus beraturan





Hukum II Newton

Percepatan suatu benda berbanding lurus dengan gaya yang berkerja pada benda tersebut dan berbanding terbalik dengan massa benda tersebut.


dari gerak balok dapat kita ketahui percepatan system di pengaruhi massa balok.



Contoh soal:

Berapakah gaya yang di butuhkan untuk mempercepat gerak sebuah motor yang bermassa 500 kg pada percepatan 6 m/s2? 
Jawab : 
F = m.a = 500 . 6 = 3000 N


Hukum III Newton (Hukum aksi dan reaksi)

Bila benda A mengerjakan gaya pada benda B maka benda B akan mengerjakan gaya pada benda A sama besar dengan arah yang berlawanan.


Introduksi Tiga Hukum Kepler


Secara Umum


Hukum hukum ini menjabarkan gerakan dua badan yang mengorbit satu sama lainnya. Masa dari kedua badan ini bisa hampir sama, sebagai contoh Charon—Pluto (~1:10), proporsi yang kecil, sebagain contol. Bulan—Bumi(~1:100), atau perbandingan proporsi yang besar, sebagai contoh Merkurius—Matahari (~1:10,000,000).

Dalam semua contoh diatas kedua badan mengorbit mengelilingi satu pusat masa, barycenter, tidak satupun berdiri secara sepenuhnya di atas fokus elips. Namun kedua orbit itu adalah elips dengan satu titik fokus di barycenter. Jika ratio masanya besar, sebagai contoh planet mengelilingi matahari, barycenternya terletak jauh di tengah obyek yang besar, dekat di titik masanya. Di dalam contoh ini, perlu digunakan instrumen presisi canggih untuk mendeteksi pemisahan barycenter dari titik masa benda yang lebih besar. Jadi, hukum Kepler pertama secara akurat menjabarkan orbit sebuah planet mengelilingi matahari.

Karena Kepler menulis hukumnya untuk aplikasi orbit planet dan matahari, dan tidak mengenal generalitas hukumnya, artikel wikini ini hanya akan mendiskusikan hukum diatas sehubingan dengan matahari dan planet-planetnya.


Hukum Pertama





Figure 2: Hukum Kepler pertama menempatkan Matahari di satu titik fokus edaran elips.

"Setiap planet bergerak dengan lintasan elips, matahari berada di salah satu fokusnya."

Pada zaman Kepler, klaim diatas adalah radikal. Kepercayaan yang berlaku (terutama yang berbasis teori epicycle) adalah bahwa orbit harus didasari lingkaran sempurna. Pengamatan ini sangat penting pada saat itu karena mendukung pandangan alam semesta menurut Kopernikus. Ini tidak berarti ia kehilangan relevansi dalam konteks yang lebih modern.

Meski secara teknis elips yang tidak sama dengan lingkaran, tetapi sebagian besar planet planet mengikuti orbit yang bereksentrisitas rendah, jadi secara kasar bisa dibilang mengaproximasi lingkaran. Jadi, kalau ditilik dari observasi jalan edaran planet, tidak jelas kalau orbit sebuah planet adalah elips. Namun, dari bukti perhitungan Kepler, orbit orbit itu adalah elips, yang juga memeperbolehkan benda-benda angkasa yang jauh dari matahari untuk memiliki orbit elips. Benda-benda angkasa ini tentunya sudah banyak dicatat oleh ahli astronomi, seperti komet dan asteroid. Sebagai contoh Pluto, yang diobservasi pada akhir tahun 1930, terutama terlambat diketemukan karena bentuk orbitnya yang sangat elipse dan kecil ukurannya.