Rifdah Nadia Muliani
Sabtu, 30 Juni 2012
Saat ku tenggelam dalam sendu w
aktupun enggan untuk berlalu.
Ku berjanji tuk menutup pintu hatiku
entah untuk siapapun itu.
Semakin ku lihat masa lalu s
emakin hatiku tak menentu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar