Kemarin dan tadi pagi. Awal dan akhir pengukuhan. Pembukaan dan penutupi peresmian pengukuhan ekstrakulikuler.
10 maret 2012
Aku pergi dari rumah jam 13.30 wib, dari rumah aku diantar sama papa. Aku bawa semua peralatan yang di suruh oleh senior ekskul ku yaitu ekskul gitar. Alhasil bawaannya kaya orang mudik deh-___-*krik* Lanjut sampai di sekolah trs aku ngeluarin hape dari kantong trs buka bbm dari kak Alma senior gitar ku yang baik :p Kak Alma bilang "dek jgn lupa bawa buku gitar". Terus setelah aku read, aku jadi pusing-___- tau kenapa aku pusing? aku pusing karna aku lupa bawa buku gitar dan saat itu juga aku udah ada di sekolah. Aku pusing mikirin gimana caranya pulang kerumah ngambil buku gitar. Kalo aku ga pulang bisa habis deh aku ntr malam jadi bulan-bulanannya kaka senior gitar ku omg-_____- Di situ aku langsung muter otak, soalnya semua anak yang dateng kesekolah kan dilarang bawa motor jadi ga ada buat orang mintak ditebengi pulang. Terus aku nekat pulang naik becak dengan terpaksa. Sekitar 30 menit deh baru aku sampe ke sekolah dengan membawa buku gitar *akhirnya selamet* Terus lanjut siap2 buat pake baju adat untuk pembukaan pengukuhan. Di make up-in sama kak Alma :* ga terasa akhirnya jam 15.30 wib, acara sebentar lagi mulai dan waktunya Gladiresik. Semua siswa yang akan dikukuhkan termasuk aku harus sudah siap untuk gladiresik saat itu juga yaitu jam 15.30 wib. Untung deh siap2nya udah rebes. Ga terasa udh 30 menit berlalu dan saatnya acara pembukaan di mulai. Ini awal penderitaan yang di awali dengan senyuman.
Akhirnya berlalu acara pembukaan. Pengukuhan resmi di buka. Barisan di bubarkan. Aku dan teman2 yang lain melangkahkan kaki ke kelas tempat ekskul kami masing2. Yang aku lakukan membuka baju, mencuci make up. Dan sambil cerita dikit2 sm kak Alma dan kak Dika. Akhirnya jam pun menunjukkan jam 18.30 saatnya solat magrib bagi siswa yang beragama islam. Berhubung aku lagi halangan jadi aku ga solat deh-_- Setelah solat magrib kakak senior gitar yang kelas XII mulai berdatangan. Degdegan mulai berlangsung-__________-- Awalnya biasa2 aja gaada yang menegangkan. Kami pun diruangan itu ngobrol dan sambil main remi. Pesanan makan malam datang, kami juga makan malam bersama. Setelah itu kami solat Isya tapi akunya ga solat lagi hehe :p
Nahloh nahloh penderitaan ku DI MULAI!!!!!!!!!!!!!!!!!
Capcus kakak senior ku langsung mendandani aku dan teman2 yang lain. Dandanan yang konyol, tapi gapapa karna yang dandaninya itu kakak senior gitar ku :p terus kami harus mengalungkan pete di leher x_x terus lanjut kami harus menutup mata dengan kaos kaki. Dan setelah itu kami keluar kelas. Nah di luar kelas itu sudah ramai anak2 ekskul lain yang mulai di menlog. Kami berjalan dengan saling berpegangan seperti anak kecil main kereta2 apian. Terus muter2 sekolah ga tau muter di bagian yang mana. Nah akhirnya aku di pisahkan sama temen2 yang lain. Aku tau yang membawa aku berjalan itu adalah kakak senior gitar ku yang berasal dari kelas XII IA 1, aku tau dia yang membawa karna aku tau ciri khasnya karna aku tau ciri khas kakak senior gitar yang lain. Aku ikuti permainan. Aku di bawa berjalan untuk menemui perkumpulan Yaya, Ditty, Wulan, dkk. Di situ mereka sengaja menjebak ku.
"Del bilang misi sm kakak kelas yang di dpn kau, bilang ke dio misi oy kak" kata kakak senior gitar yang mebawa ku
"Misi oy kak" sahut ku menurut dengan perkataan kakak senior gitar yang membawa ku saat itu
"Apo dio oy kau ni ngomong dengen aku makek oy, aku ni senior kau" aku kenal dengan suara itu. Aku tau suara itu. Itu adalah suara Yaya. Feeling ku mulai tau akan ada perkataan yang tidak menyenangkan akan terucap dari bibir Yaya.
"Mintak maaf dek, dio tu senior kau" sahut kakak gitar yang membawaku saat itu. Aku hanya diam
"Oy ado molot dak kau ni" Teriak orang yang berada di dekat ku. Saatnya banyak suara yang ku dengar.
"Sini kau tegak di tengah2 sini" sahut mereka lagi dan tangan ku langsung di tarik.
"Dek mintak maaf la biar kito belari" kata kakak senior gitar yang membawa ku
"Oh ini RIFDAH NADIA anak guru agama. Dak usah sok la eh kau tu mentang2 anak guru agama. Dak takut aku nak ngadu, ngadu la kau sano samo bapak kau" Kalimat itu terus menerus di lontarkan oleh Yaya dan teman2nya. Terus aku langsung didorong oleh mereka supaya aku jatuh. Dan feelingku merasakan yang mendorong itu adalah Yaya. Lanjut aku di caci maki oleh mereka. Terlalu banyak suara yang ku dengar. Terlalu banyak perkataan yang tidak sewajarnya mereka lontarkan. Masih banyak lagi penghinaan mereka, tapi di sini aku males semuanya di ketik :p
Itu tadi pas versi berdiri. Lalu aku di bawa pergi oleh kakak senior gitar ku yang membawa ku itu. Dijalan banyak pula suara yang menghina diriku. Setelah itu aku di suruh duduk dan berkumpul lagi dengan teman2ku, dengan duduk berbaris seperti kereta api lagi. Nah aku di datangi lagi oleh Yaya, Wulan, Ditty, dkk.
"Oh ini RIFDAH NADIA ANAK GURU AGAMA. NAK NGADU, NGADU LA SANO DAK TAKOT AKU. PAPA PAPA AKU NI DAK BOLEH DIMARAHI" lagi-lagi itu suara YAYA, dan di ikuti dengan suara temannya yang lain, tapi aku tidak tau pasti siapa saja orang yang melontarkan kata2 itu yang aku tau pasti itu Yaya dkk. Dan aku melawan dengan perkataan Yaya. Aku jawab "Dak usah nyebut2 bapak aku. Bapak aku dak salah, dak seneng aku kau nyebut bapak aku" terus si Yaya megang pipi ku dengan kasar, dan langsung aku tepis. "Dak usah nak maen fisik eh kau tu, dak seneng aku" "Oh ngelawan eh kau" jawab Yaya. "Yolah jelas aku ngelawan. Aku dak seneng kau megang fisik aku, bapak aku be dak pernah cak itu
" dan dia&dkk lanjut ngomel2. "Oh ini budak eksis palembang, eksis di twitter eh kau ni. Kau ni uwng yg glk ngatoi di twitter eh" aku jawab "dak jugo". "ngelawan nian kau"
Sebenerny masih banyak kata2 yang tidak menyenangkan yang di lontarkan oleh Yaya. Tapi aku males ngetikny hehe. Jujur aku sangat dendam dgn Yaya, Ditty, Wulan. Sampai saat ini. Sampai saat ini aku ngetik posting ini aku masih sangat dendam sama mereka bertiga. Aku dendam sama mereka karna mereka meremehkan PAPA ku, mengganggap papa ku lemah.
Aku emang frontal. Emang sengaja aku sebut namanya. Bukan maksud buat cari masalah di jejaring sosial, tapi ini adalah tulisan ungkapkan isi hati ku atas apa yang di lakukan oleh mereka. Di dalam postingan ini, sedikit pun tidak ada yang di tambah bahkan dikurangi ini ceritany hahahahahaha. Kalo yang bersangkutan baca postingan ini jangan tersinggung karna aku frontal, postingan ini bukan sebuah fitnah untuk mereka bertiga tapi postingan ini curahan isi hati ku.
Jika suatu saat nanti. Di saat aku dewasa. Di saat aku sudah lulus SMA, aku yakin aku akan tertawa membaca postingan ini. Dan di saat itu mungkin dendam itu sudah hilang ;) inget ya, sekali lagi aku ulangi postingan ini bukan sebuah fitnah untuk mereka tapi ini curahan isi hati ku atas apa yang mereka lakukan kepada ku waktu malam pengukuhan.
Sekian :-)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar